Permintaan Maaf Pelatih Disampaikan Kepada Aremania

141215-Arema Main Buruk.

Dengan kekalahan Arema selama dua kali berturut melawan Mitra Kukar, memang menjadi kenyataan pahit yang harus diterima. Para Aremania aharus merelakan kekalahan tim jagoannya pada usaha lolos ke babak final Jenderal Piala Sudirman. Hal ini sangat disayangkan pendukung Tim singo Arema sudah memberikan dukungan penuh selama babak laga kedua semifinal Piala Jenderal Piala Sudirman di stadion Kanjuruhan Malang.  Memang semangat para Aremania tidak pernah pudar utnuk terus memberikan dukungan dan support kepada tim kesayangannya ini. (17/1)

Ditinjau sebelum pertandingan pada saat kick off turnamen Piala Jendral Sudirman, suporter Aremania menyiapkan bendera merah putih raksasa yang disebut memiliki arti One Soul One Nation tersebut adalah bukti Aremania selalu ada meskipun sepak bola nasional pernah vakum. Aremania tidak pernah kehilangan kreativitas untuk terus berkarya dan memberikan dukungan penuh untuk tim kesayangannya tersebut. Para suporter arema yang disebut Aremania ini sangat menantikan pertandingan melawan Mitra Kukar yang berada di kandang Arema sendiri. Mereka rela mengantri berjam-jam hanya untuk dapat masuk stadion Kanjuruhan untuk memberikan dukungan yang tidak pernah habis untuk Arema tim kesayangannya.

Dari proses pembelian tiket yang sangat padat pembeli, membuat keberadaan calo yang menjual tiket masuk seharga 85 rb juga dibeli oleh suporter meskipun itu hanya tiket ekonomi. Harga dan rasa lelah mengantri bukan alasan untuk suporter Arema untuk mengurungkan niat menonton. Biar bagaimanapun juga pertandingan arema adalah sebuah hal yang ditunggu – tunggu untuk setiap supporter.

Karena pertandingan ini sangat dinantikan dan harapan besar Aremania terhadap babak ini lebih besar karena merupakan babak penentuan lolos babak final Piala Jenderal Sudirman. Antusias warga Malang dan Aremania benar-benar patut diacungi jempol. Semua daya upaya mereka lakukan hanya untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangannya tersebut.

Pelatih Joko Susilo mengatakan,” kekalahan tim Arema pada saat babak adu penalti melawan Mitra Kukar menjadi tanggung jawabnya. Sebenarnya tim Arema sudah berjuang semaksimal mungkin dengan kemenangan pada menit yang ke 90 berupa skor 2-1 pada waktu normal. Tetapi Arema kalah unggul dengan agregat 3-2 dari kekalahannya pada leg pertama saat berada di kandang lawan yaitu Mitra Kukar. Kekalahan tersebut bukan kesalahan salah satu pemain, saya sebagai pelatih masih kurang maksimal memberikan kontribusi untuk Arema. Maaf telah mengecewakan seluruh pendukung Aremani,” Ujar Getuk, julukannya.



Leave a Reply